Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi anda yang ingin memberikan tanda kasih untuk mempelai, dapat melalui virtual account atau E-wallet

Semua berawal dari pertemuan tak sengaja di sebuah kedai kopi kecil. Aku memesan cappuccino, dia berdiri di belakang, tersenyum karena pesanannya sama. Dari obrolan ringan soal kopi, kami jadi rutin bertemu, bertukar cerita, dan tak sadar, hati pun saling terpaut.

Dua tahun berlalu, di tempat pertama kali kami bertemu, dia melamarku. Dengan gugup tapi penuh keyakinan, dia bertanya, “Maukah kamu menjalani sisa hidup bersamaku?” Aku mengangguk dengan air mata bahagia.

Beberapa bulan kemudian, di hadapan keluarga dan sahabat, kami mengucap janji suci. Pernikahan kami sederhana, hangat, penuh cinta. Bukan sekadar tentang pesta, tapi awal dari petualangan seumur hidup. Karena ternyata, cinta sejati itu bukan yang tiba-tiba hebat, tapi yang tumbuh perlahan, saling menguatkan, dan selalu pulang satu sama lain.
Doa dan restu Anda adalah dukungan yang sangat berharga dan menjadi sumber kekuatan dalam langkah baru kami.